the world of chi-i


The White Lama (Jodorowsky &Bess)

Lama Agung Mipam terbangun, menyadari ramalan masa depan yang kelam mulai terwujud dan ia tidak memiliki banyak waktu yang tersisa. Mengumpulkan seluruh muridnya di balai besar, Mipam menjelaskan mimpi dan ramalan di masa depan para biksu akan menjalani masa penuh cobaan dimana fondasi keyakinan mereka akan diobrak‚Äďabrik sedangkan para biksu sendiri akan tersebar ke 4 arah mata angin. Setelah menunjuk Lama penggantinya, Mipam memberi petunjuk dimana ia akan bereinkarnasi dan meminta bantuan 2 orang kepercayaannya untuk mendidik titisannya nanti.

Berkat campur tangan tukang sihir Naldjorpa, sepasang pasutri tchilinga (orang asing) yang datang ke desa terselamatkan nyawanya, karena kedatangan mereka sama sekali tidak disambut baik pemimpin dan penduduk desa. Naldjorpa bahkan memastikan pasutri tersebut diterima baik oleh desa karena si istri yang sedang mengandung memiliki ikatan nasib dengan istri orang terkaya di desa itu, Atma.

Selamat dari usaha pembunuhan walau harus kehilangan orang tua kandungnya, Gabriel Marpa menjalani masa kecil yang bahagia sebagai anak Tibet asuhan Kuten dan Atma. Sayangnya, kematian Kuten mengubah segalanya. Dengan dikuasainya harta peninggalan Kuten oleh si paman, Gabriel hanya bisa pasrah diusir dari rumah dan diharuskan masuk vihara sebagai biksu. Sedangkan ibunya Atma dan bibinya Pema yang sebelumnya hidup senang kini harus bekerja keras mengolah ladang.

Mulai menjalani kehidupan vihara, Gabriel mendapati kenyataan pahit bahwa banyak ajaran yang sudah diselewengkan. Kepergok biksu pendisiplin yang kejam di salah satu ruang yang terlarang, Gabriel berusaha kabur menyelamatkan nyawanya. Diselamatkan biksu senior Tzu yang pernah mengajarinya di masa kecil, Gabriel pun disembunyikan dalam kamar biksu senior. Biksu Dondup memberinya pilihan apakah ia akan keluar dari vihara dan memilih jalan hidup lain, ataukah ingin tetap menjadi biksu. Memilih jalan kebijakan daripada jalan kekayaan, Gabriel pun dibukakan mata batinnya.

Akhirnya tertangkap, mereka dihukum masuk dalam penjara batu. Walaupun terselamatkan pasukan Inggris yang datang dengan membawa surat perintah pembebasan Gabriel sebagai warga negara Inggris, ia kembali harus berpisah dengan Guru dan temannya, Topden. Kala pasukan berderap menjauh, secara ajaib kamar batu melayang dan membawa sekuruh penghuninya ke angkasa.

Walau awalnya menentang pendidikan barat sepenuh hati, Gabriel akhirnya pasrah dan tumbuh dewasa. Tapi, jiwa orang Tibet lebih kental dan kembali kehidupannya berjungkir balik dengan kedatangan Pema di pesta dengan kondisi mengenaskan. Gabriel pun membuang identitas barunya dan kembali ke desa sebagai tunangan Pema untuk menuntut balik harta peninggalan almarhum ayahnya, Kuten.

Tidak hanya tuntutan itu ditolak, lebih jauh lagi mereka bertiga justru dihina dan diusir dari desa. Disesaki dendam kesumat karena perilaku yang diterimanya bertahun lamanya, Atma menuntut Gabriel membalas dendam dengan kekuatan gaib yang dimilikinya sebagai titisan Mipam. Terdesak, Gabriel menuruti dendam Atma dan menghancurkan segala peninggalan almarhum ayahnya. Merasa sedih, Gabriel berusaha melihat ke dalam jiwa Atma dan mendapati bahwa ibunya sudah menjadi gila karena jiwanya terus digerogoti rasa kecewa dan dendam.

Kecewa dan sedih, Gabriel meninggalkan kedua perempuan itu dan berjalan tanpa arah menunggu kematian datang menjemput. Justru lebih menguak kenyataan masa lalunya, Gabriel memutuskan ia tidak akan rela mati sebelum mencapai tingkat ke-Buddha-an.

Kembali ke desa, Gabriel berusaha memperbaiki apa yang pernah ia hancurkan dulu. Tanah dan ternak memang kembali menghasilkan, tapi kini ia harus kehilangan ibunya Atma yang meninggal dalam kekecewaan karena berpisah dengan Gabriel. Sekali lagi, dengan kekuatan gaibnya Gabriel berusaha mengembalikan atma kedalam kemuliaan dan menyelesaikan konflik keluarga dengan paman-bibinya yang kini sudah tua renta.

Merasa sudah siap, Gabriel kembali bersatu dengan guru dan temannya untuk menghadapi Lama Migmar. Di depan gerbang vihara, ia meminta mereka semua bermeditasi dan membiarkannya masuk seorang diri ke dalam vihara yang dipenuhi para biksu dengan pedang terhunus. Topden yang mendengar suara teriakan para biksu yang berjatuhan menjadi khawatir Gabriel terpaksa membunuh .

Di dalam, dengan heran mereka dapati bahwa para biksu yang mencoba membunuh Gabriel, akhirnya malah menewaskan mereka sendiri. Para biksu itu hanya bertarung dengan bayangan Gabriel dan akhirnya malah membunuh dirinya sendiri.

Anti klimaksnya, Lama Migmar yang hendak mereka gulingkan kekuasaannya justru mati di tangan pedang Topden, kala ia mencoba menusuk Gabriel dari belakang. Dengan meninggalnya Migmar, para biksu berdatangan dan menyambut kedatangan Gabriel.

Novel ini tidak dianjurkan untuk pembaca semua umur karena kompleksitas cerita dan gambar-gambar eksplisit di dalamnya. Tentunya tema ini akan lebih menarik bagi pembaca dewasa karena tema yang diembannya dapat dijadikan bahan renungan pribadi.


resensi usagi yojimbo (stan sakai)

Hingga kini serial sudah diterbitkan dalam 2 buku; Shades of Death dan Daisho, dan resensi berikut dibuat berdasarkan kedua buku tersebut. Sayangnya belum ada info dari Gramedia tentang rencana terbit buku ketiga. Semoga dengan adanya lomba resensi ini, dapat menginspirasikan Gramedia untuk melanjutkan serial novel grafis ini.

Langsung terjun ke tengah cerita, kita langsung berhadapan dengan usaha Miyamoto Usagi (kelinci) dan rekannya Gen (badak) menyelamatkan diri dari kepungan para ninja. Setelah bertempur mati-matian di pinggir jurang, Usagi dan Gen secara nekat terjun ke sungai yang deras. Terbawa derasnya arus sungai, mereka berhasil meloloskan diri dan terbawa ke suatu daerah asing. Ditolong seekor tikus bernama Kakera, mereka diceritakan masalah yg sedang dihadapi desa Kakera. Desa itu sedang dikepung ninja klan neko (kucing) yang mengincar kekuatan sihir Kakera. Mereka mendapati bukti bahwa para pendekar yang ditunggu Kakera ternyata sudah dibunuh para ninja Neko. Merasa terjepit, Kakera pun mengambil keputusan untuk memanggil para pendekar dari dunia lain. Setelah menjalani ritual sihir, ternyata 4 kura-kura yang dijadikan medium sihir berubah menjadi Kura-Kura Ninja! Tak dinyana, ternyata Leonardo dan Usagi sudah saling kenal sebelumnya (pertemuan mereka sebelumnya waktu Usagi jadi bintang tamu di serial TV Kura-kura Ninja) Setelah dijelaskan situasinya, para Kura-kura Ninja bersedia membantu desa Kakera (yang mereka anggap mirip dengan guru mereka, Master Splinter).
Dikala malam penjagaan desa diperketat untuk menghindari masuknya penyusup, ninja neko berhasil mengalihkan perhatian mereka dengan membakar rumah salah seorang penduduk.Ditengah kerusuhan, Kakera berhasil diculik para ninja Neko. Usagi dan yang lain berusaha mengejar dengan menggunakan jejak yang ditinggalkan Leonardo. Berhasil mendobrak markas ninja neko bukan berarti mereka berhasil merebut kembali Kakera. Tikus tua itu sudah keburu dipindahkan oleh rombongan kecil keluar markas. Berhasil mengejar mereka ditengah jalan, Usagi mendapati klan ninja neko justru pecah karena perebutan kekuasaan. Berhasil menghadapi para anak buah, usagi bersiap menghadapi kunoichi (ninja perempuan) si pemimpin klan. Sama sekali tak diduganya kunoichi itu mengenali Usagi sebagai samurai bertelinga panjang yang pernah berjasa pada klannya di masa lalu. Sebagai tanda balas budi, ia merelakan Kakera dan pergi. Dengan selesainya masalah Kakera, para kura-kura ninja pun kembali ke dunia mereka sendiri dengan sihir Kakera.

Kata Daisho sendiri memiliki arti pedang yang berpasangan, dan dalam buku Daisho diceritakan dalamnya arti pedang bagi seorang samurai, bagaikan nyawa kedua bagi dirinya. Maka seorang samurai yang kehilangan pedangnya akan merasa kehilangan harga diri dan kebanggaan dirinya. Kehilangan pedang berarti samurai tersebut telah lalai ataupun kalah kemampuan dari orang yang diajaknya bertarung. Disini diceritakan bagaimana ngototnya Usagi mengejar penjahat yang dijuluki Jendral Fujii karena si jendral berhasil memperdaya dirinya dan memperoleh sepasang pedang kebanggaannya. Berbekalkan pedang pinjaman, Usagi bahkan rela bekerja sama dengan pembunuh bayaran yang hendak menumpas gerombolan Fujii dengan imbalan kepala Fujii, karena ia sudah cukup puas dengan kembalinya pedang miliknya.
Ada cerita lain di buku ini mengenai cinta lama Usagi yang tak terwujud, dikarenakan keduanya terikat dengan aturan dan kewajiban dunia masing-masing. Cerita ini memberikan sisi lain dari Usagi sang samurai, bahwa di suatu masa ia pun pernah melupakan posisi dirinya sebagai samurai yang ditugaskan mengawal dan jatuh cinta dengan putri yang dikawalnya. Melarikan diri dari kejaran ninja yang menghadang perjalanan mereka, kedua anak muda ini meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki. Awalnya tidak bisa menyesuaikan diri, akhirnya Putri Kinuko bisa menikmati perjalanannya dengan Usagi. Dalam keriuhan festival Tanabata, kedua anak muda ini jatuh cinta tapi menyadari perasaan mereka tidak bisa bersambut karena perbedaan posisi dan kewajiban yang mereka emban. Usagi adalah samurai pengawal yang ditugaskan tuannya Mifune sebagai teman keluarga putri untuk mengawal Putri …. yang hendak dinikahkan dengan Lord Hirano sebagai tanda bersatunya kedua keluarga.
Walau akhirnya diselamatkan pasukan Mifune, kedua anak muda ini masih resah dengan perasaan mereka. Dikala Lord Hirano menyampaikan rasa terima kasihnya dan menawarkan imbalan atas jasa Usagi menjaga istrinya, Usagi justru memberanikan diri meminta waktu pribadi dengan Putri Kinuko yang kini sudah menjadi Lady Hirano. Walaupun dinilai tidak sopan, permintaan itupun dikabulkan. Usagi sekali lagi menyampaikan perasaannya dan berusaha memperjuangkan cintanya sekali lagi. Menyadari posisinya, dengan bijak Lady Hirano memberikan sekuntum krisan sebagai simbol perasaannya dan meminta Usagi melupakan dirinya.
Terbangun dari lamunannya, Usagi menyadari cintanya yang telah lama usai dan pergi meninggalkan arak-arakan. Tanpa disadarinya, sekuntum bunga krisan dijatuhkan dari tandu yang mengarak Lady Hirano, menandakan sang Lady pun masih mengenang cintanya.

Yang menarik dan menjadikan serial ini aman dikonsumsi semua kalangan adalah gambar-gambar binatang sebagai karakter dengan wajah yang penuh ekspresi. Dan, walaupun ini cerita petualangan samurai yang penuh dengan adegan pertarungan, adegan terbunuhnya seorang tokoh diperlihatkan dengan keluarnya roh berwajah tengkorak dari tokoh tersebut.


Shoes Belongs to Female… Right?

Way back ago i took a German’s class to fill-in the long holiday. I learned alot, especially that German’s, Holland’s, French, Italian & even Spanish rooted in the same lingo, Roman’s. So, that’s why like French, German’s also classified their nouns as feminine and masculine groups.

One day my tutor shot me with a pop question, “What group does shoes belongs to?” (of course it was in German, but i can’t think how 2 say it in German right now)

Spontaneously i answered, “Feminine!” (with lots of confidence AND in English, BUT because it’s pronounced the same in German, it’s forgivable, right?)

The Tutor then asked me, “What’s make you think that?” (in German)

“Well, generally female DOES have more shoes than male, right?”, i answered it in English (i know, this one unforgivable) with a look that can be translated as “Doh, what else?”

And so, for the first time, i saw my tutor got speechless. (and maybe so the rest of my fellow classmates?) Seeing him got speechless, i felt “oops, did i do wrong?” But, since he drop the topic, i didn’t got any confirmation.

Long after, i happened to meet a friend which i haven’t been seeing for ages. It seems that she got curious too, because she still remembered that i once told her about the question. She actually gave time to look up on subject, and even researched the reason why. (Because she study Philosophy? i dunno, maybe…) Well, the answer to my question is, ‘shoes belongs to masculine group in German languages’!!

WHY?? well, way back ago only males that go out to look for food for the family. and one of their daily tools is shoes. THAT’S WHY it classified in masculine group.

Oh I see…, yea i have to admit my logic based on current facts. i could accept if armwatch classified as masculine’s due that to female there are LOTS other varieties to accesorize their hand. But, how about bags? back in the old days, females also have it, right? be in a form of purse, pouch, or whatever..

But, what do i know.. if German people decides to make it a masculine’s too, it’s their language, i’m not a German…


February 14th

This year, February 14th will give a whole new meaning. Not only it’s a date set to celebrate V-day (aka Valentine’s Day), but there’s also another celebration falls on that same day….. IMLEK!!

So, this year we would not only be offered chocolates, roses, and Pink atmosphere, we would also have barongsai, kue bulan (what’s the correct term in English, btw?), and the iconic color for Imlek, red and GOLD!!

i wonder, would anyone crazy enough to mixture the 2 celebration in order not to lose any of them? let’s see… they could’ve produce pink-colored angpao, chocolate with ‘wealth’ kanji carved on top instead the conventional ‘i love you’, a bouquet of mei hwa (aka sakura) instead of roses or even better, a bouquet of firecrackers!! that would surely fire up the spirit

mental note:WEAR or even better BUY a new set of red lingeries to wear on Imlek. ancestors say it brings good fortune to wear red on Imlek, so why not wear it from deep down under. at least, red underwear will give you a smexy feeling, leaves you feeling happy and confident. and maybe, that’s the key to bring good fortune.


kreatifnya orang indonesia

!gosh gw baru nemu versi baru handsfree. kejadiannya tadi pas lagi naik ojek, selagi jalan ada kaya suara ringtone trus gw liat si abang ngerogoh2 kantongnya.. ?ngapain ni?mo ngjwb hp? -gw mikir-

ternyata, si abang sambil terus ngejalanin motornya, ngobrol dgn cara njepitin hp-nya diantara helm dan pipinya! halah2, ini handsfree gaya baru ni, ga perlu beli alatny, tp ttp bisa pake..
sayang, pas kejadian gw lg ga bawa kamera jd yg ngerekam kejadian td cm mata gw.. munkin suatu wkt bisa gw buat fotonya sendiri..

kalo udah niat, cara gimana kg bkl dipake..


Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!